Upacara Bendera Bersama BNNK Tulungagung

Featured blog image
Profil 19 January 2026

Upacara Bendera Bersama BNNK Tulungagung

Author

Administrator

Editor

SMP Islam Al Azhaar Tulungagung melaksanakan upacara bendera hari Senin pada tanggal 19 Januari 2026 dengan tertib dan khidmat. Upacara kali ini terasa istimewa karena dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Tulungagung, Bapak  Damar Bastiar Amarapit, yang bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Bapak Damar Bastiar Amarapit menyampaikan edukasi penting mengenai bahaya narkoba dan pengaruh lingkungan pergaulan terhadap generasi muda. Beliau menekankan bahwa anak-anak pada masa sekarang, khususnya anak laki-laki, sangat mudah meniru perilaku orang-orang di sekitarnya, baik dari orang tua maupun teman sebaya. Sebagai contoh, anak yang melihat orang tuanya merupakan perokok aktif cenderung terdorong untuk meniru kebiasaan tersebut, yang kemudian dapat berlanjut pada pengenalan terhadap rokok dan bahkan obat-obatan terlarang seperti pil koplo dan sejenisnya.

Lebih lanjut, beliau mengungkapkan fakta yang sangat memprihatinkan berdasarkan pengalamannya di lapangan. Bapak Damar menyampaikan bahwa pernah ditemukan pecandu pil koplo termuda di Surabaya yang masih duduk di bangku kelas V Sekolah Dasar, serta kasus pecandu narkoba di Madura yang mulai menggunakan sejak kelas IV SD, namun baru terdeteksi saat menginjak kelas VIII SMP. Hal ini menjadi peringatan serius bagi seluruh peserta upacara agar lebih waspada terhadap lingkungan pergaulan.

Dalam amanatnya, beliau juga mengingatkan agar para siswa, baik laki-laki maupun perempuan, berhati-hati dalam memilih circle atau lingkungan pertemanan. Lingkungan yang baik akan membantu membentuk karakter positif serta menentukan arah masa depan yang lebih cerah. Sebaliknya, lingkungan yang salah dapat menyeret anak pada perilaku menyimpang yang merusak diri sendiri dan masa depan.

Bapak Damar menegaskan bahwa apabila terdapat anak atau warga di lingkungan sekitar yang terindikasi menggunakan narkoba, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah melapor kepada orang tua. Apabila kasus tersebut ditemukan di lingkungan sekolah, maka pihak sekolah wajib melaporkannya kepada BNN untuk ditindaklanjuti secara tepat. Beliau juga menjelaskan bahwa anak yang menjadi pecandu narkoba tidak akan dipidana, melainkan akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan agar terbebas dari ketergantungan.

Selain itu, para orang tua yang memiliki anak dengan masalah kecanduan narkoba dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri secara bijak, disertai koordinasi dengan pihak BNN, guna menjaga privasi keluarga sekaligus memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.

Menutup amanatnya, Bapak Damar Bastiar Amarapit menegaskan bahwa narkoba dan minuman beralkohol merupakan ancaman serius yang dapat merusak generasi bangsa. Oleh karena itu, seluruh siswa diharapkan senantiasa waspada, menjaga diri, serta menjunjung tinggi harkat dan martabat orang tua, agar tidak terjerumus ke dalam perilaku yang merugikan diri sendiri, keluarga, dan masa depan bangsa.

Melalui kegiatan upacara bendera ini, diharapkan seluruh peserta didik SMP Islam Al Azhaar Tulungagung semakin memiliki kesadaran akan pentingnya hidup sehat, menjauhi narkoba, serta membangun karakter yang kuat dan bertanggung jawab. 

SMP Islam Al Azhaar Tulungagung

Administrator

Editor