Pelatihan Public Speaking
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING
“Aku Bisa, Kamu Pun Bisa”
30 Menit Menyenangkan Belajar Bicara di Depan Umum
Suasana penuh semangat dan antusias terlihat di lingkungan SMP Islam Al Azhaar Tulungagung pada Senin, 11 Mei 2026. Para santri mengikuti Pelatihan Public Speaking bertajuk “Aku Bisa, Kamu Pun Bisa” bersama narasumber inspiratif, Lisa Abdillah, yang dikenal sebagai broadcaster dari Samara FM.
Pelatihan ini berlangsung dengan hangat, interaktif, dan menyenangkan. Sejak awal acara, para peserta tampak bersemangat mengikuti setiap sesi yang diberikan. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SD, Gatot Sutrisno, menyampaikan pentingnya belajar seni berbicara sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau berpesan bahwa kemampuan berbicara bukan hanya diperlukan untuk diri sendiri, tetapi juga untuk menyampaikan kebaikan kepada orang lain. Dengan ucapan, “Belajar berbicara dengan baik sangat penting untuk kita semua sebagai alat komunikasi,” beliau membuka kegiatan dengan penuh motivasi.
Pada sesi materi, Bunda Lisa menjelaskan bahwa public speaking merupakan seni berbicara di depan umum dengan percaya diri dan mampu menyampaikan pesan secara baik kepada audiens. Menurut beliau, setiap anak memiliki potensi dan keistimewaan masing-masing. Karena itu, rasa percaya diri harus terus dibangun sejak dini.
Peserta diajak memahami bahwa pertemanan bukan tentang memiliki banyak teman, tetapi tentang berteman dengan orang-orang baik yang membawa pengaruh positif. Selain itu, anak-anak juga dikenalkan dengan afirmasi positif, yaitu membiasakan diri mengucapkan kalimat-kalimat baik untuk membangun semangat dan keyakinan diri.
Agar kemampuan berbicara semakin berkembang, Bunda Lisa memberikan berbagai tips sederhana namun bermanfaat, di antaranya:
• memperbanyak latihan membaca dengan suara lantang,
• berbicara di depan cermin untuk melatih ekspresi dan bahasa tubuh,
• tidak takut mencoba tampil di depan umum,
• rutin melakukan senam olah vokal,
• mencari contoh pembicara yang baik melalui metode ATM (Amati, Tiru, Modifikasi),
• serta belajar menerima kritik yang membangun.
Tidak hanya serius mendengarkan materi, para santri juga diajak bermain dan melakukan ice breaking agar suasana semakin hidup. Gelak tawa dan semangat peserta membuat pelatihan terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan.
Di tengah kegiatan, Bunda Lisa juga memberikan kesempatan kepada salah satu santri untuk praktik berbicara di depan teman-temannya. Santri yang berani tampil adalah ananda Kanzha dari kelas 9C. Dengan penuh keberanian, ia mencoba menyampaikan pendapat di depan audiens dan mendapatkan apresiasi dari peserta lainnya.
Menurut Bunda Lisa, kunci utama dalam public speaking adalah “pahami dan praktikkan.” Selain itu, menciptakan suasana nyaman saat berbicara juga menjadi hal penting agar pesan dapat tersampaikan dengan baik.
Beliau pun menutup materi dengan pesan motivasi agar para santri tidak mudah patah semangat. Tetap istiqamah belajar, terus mencoba, dan jangan takut gagal karena semua kemampuan besar berawal dari keberanian untuk memulai.
Pelatihan public speaking ini berakhir pada pukul 11.30 WIB dan ditutup dengan ice breaking “Sayonara” yang membuat seluruh peserta semakin ceria. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat, menambah rasa percaya diri, serta menjadi langkah awal bagi para santri untuk berani tampil dan berbicara di depan umum. Dan tak lupa doa doa penutup pelatihan yang dipimpin oleh ustad Ulil Abshoor, S.Pd.