SMP Islam Al Azhaar Tulungagung Gelar Observasi Gelombang 2
SMP Islam Al Azhaar Tulungagung (6/6) sukses menggelar kegiatan Observasi Calon Santri Baru Gelombang 2 untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Agenda yang berlangsung tertib dan khidmat ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari berbagai sekolah dasar (SD), mulai dari SD Islam Al Azhaar, sejumlah SD swasta, hingga SD Negeri di wilayah Kabupaten Tulungagung.
Sejak pagi hari, para calon santri tampak hadir di area sekolah dengan didampingi oleh orang tua mereka, yang mayoritas diantarkan oleh ibunya. Kegiatan diawali dengan proses registrasi di meja panitia untuk pengecekan berkas administrasi serta pemenuhan syarat kelengkapan pendaftaran calon santri.
Usai pemeriksaan berkas, para peserta diarahkan menuju Ruang Diagnostik yang bertempat di kelas 9C. Di ruangan ini, para calon santri menjalani tes akademik untuk mengukur kemampuan kognitif mereka. Sebanyak 40 butir soal yang mencakup kurang lebih lima mata pelajaran dikerjakan secara serius dan fokus oleh seluruh peserta.
Selain uji akademik, pihak sekolah juga membuka Ruang Wawancara Bakat dan Minat. Tahapan ini bertujuan untuk memetakan potensi non-akademik siswa sejak dini. Melalui pemetaan ini, SMP Islam Al Azhaar berkomitmen untuk memfasilitasi dan mengembangkan skill yang telah dimiliki siswa melalui program *club* dan *ekstrakurikuler* ke depannya.
Dalam ruang yang sama, para peserta juga mengikuti wawancara Bahasa Inggris _(English Interview)_ guna menguji kemampuan berbahasa asing sesuai dengan aturan tata bahasa yang baik. Tak kalah penting, tes praktik shalat juga diberlakukan sebagai bentuk penilaian awal terhadap pembiasaan ibadah harian, sekaligus menentukan arah pembinaan kemampuan bacaan dan gerakan ibadah para santri.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pendidikan yang setara, SMP Islam Al Azhaar Tulungagung melibatkan Tim Inklusi dalam observasi kali ini. Tim khusus tersebut bertugas melakukan tes kemampuan bagi calon santri yang berkebutuhan khusus, guna mengidentifikasi indikasi awal maupun keluhan para santri istimewa agar nantinya mendapatkan pola pendampingan belajar yang tepat.
Sementara para calon santri mengikuti rangkaian tes, para orang tua wali murid difasilitasi dalam forum *sharing* bersama Kepala Sekolah. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi interaktif untuk menjaring masukan terkait pengembangan program maupun fasilitas fisik sekolah.
Dalam forum tersebut, sejumlah wali santri yang sebelumnya telah menyekolahkan anak terdahulu mereka di SMP Islam Al Azhaar turut memberikan testimoni. Mereka menyatakan kembali mempercayakan putera-puterinya ke lembaga ini karena telah melihat bukti nyata perubahan positif pada anak mereka, khususnya pada aspek akhlak, kemandirian ibadah, serta capaian akademik.