Perlombaan Peringatan HUT RI ke-81
Semarak
Kemerdekaan dalam Balutan Khidmah dan Kebersamaan
Agenda Santri SMP Islam Al Azhaar Tulungagung
Suasana
penuh semangat dan keceriaan mewarnai Agenda Santri SMP Islam Al Azhaar
Tulungagung pada Selasa, 18 Agustus 2026. Dalam rangka memperingati HUT
Kemerdekaan Republik Indonesia, para santri mengikuti rangkaian kegiatan yang
memadukan pembiasaan religius, pembelajaran Al-Qur’an, serta berbagai
perlombaan yang sarat dengan keceriaan dan kebersamaan.
Pagi
hari diawali pada pukul 07.00 WIB dengan Doa Awal Pembelajaran bersama Wali
Kelas (WK). Kegiatan ini menjadi pembuka aktivitas sekaligus ikhtiar untuk
memohon keberkahan dan kelancaran dalam setiap proses belajar dan kegiatan yang
akan dijalani.
Selanjutnya,
mulai pukul 07.30–09.00 WIB, para santri mengikuti kegiatan Tahfidz/Yanbu'a.
Dalam suasana yang lebih tenang dan khidmat, santri melanjutkan proses belajar
serta memperkuat interaksi dengan Al-Qur'an. Perpaduan antara semangat belajar
dan nilai-nilai keislaman menjadi bagian penting dalam membentuk karakter
santri Al Azhaar.
Setelah beristirahat sejenak pada pukul 09.00–09.15 WIB, suasana sekolah berubah menjadi semakin meriah. Para santri bersiap mengikuti Perlombaan Peringatan HUT RI yang berlangsung mulai pukul 09.15 WIB.
Meriah, Kompak, dan Penuh Gelak Tawa
Sebelum
perlombaan dimulai, seluruh santri terlebih dahulu diarahkan menuju lapangan
untuk mengikuti kegiatan Itajamnas. Kegiatan ini menjadi momentum untuk
menyatukan semangat seluruh peserta sekaligus memberikan pengarahan sebelum
memasuki rangkaian perlombaan.
Menariknya,
seluruh santri SMP Islam Al Azhaar turut ambil bagian dalam kemeriahan
kegiatan. Mereka berasal dari berbagai kelompok, mulai dari santri reguler,
santri tahfidz, santri Pondok Ribath, hingga santri istimewa/inklusi.
Kebersamaan
pun menjadi pemandangan utama. Tidak ada sekat yang membedakan. Semua santri
mendapatkan kesempatan untuk bermain, berkompetisi, bersorak, dan menikmati
semarak kemerdekaan bersama. Beragam perlombaan yang menguji ketangkasan,
kekompakan, dan kerja sama pun digelar, di antaranya:
- Lomba Balon Air Putra, yang berlangsung di depan perpustakaan.
- Lomba Estafet Bola Putri, bertempat di depan gerbang SMP.
- Lomba Voli Bola Air Putri, di area depan perpustakaan.
- Lomba Estafet Bola Putra, yang menuntut kecepatan dan kekompakan tim.
- Lomba Cantolan Himmah Putri, bertempat di sebelah barat Hall SMP.
- Lomba Cantolan Himmah Putra, yang juga berlangsung di sebelah barat Hall SMP.
Sorak-sorai
dan tawa para santri mengiringi setiap perlombaan. Ada yang berusaha menjadi
yang tercepat, ada yang harus menahan tawa karena tantangan permainan, dan ada
pula yang memberikan semangat kepada teman satu tim.
Namun, di balik keseruan tersebut, terdapat pembelajaran yang tidak kalah penting: kerja sama, sportivitas, keberanian, tanggung jawab, dan kemampuan menghargai teman.
Merayakan Kemerdekaan dengan Inklusivitas
Salah
satu hal yang membuat kegiatan ini semakin istimewa adalah keterlibatan seluruh
santri, termasuk santri istimewa/inklusi. Mereka hadir dan berpartisipasi
bersama dalam suasana yang hangat dan penuh penerimaan.
Semangat inilah yang menjadikan peringatan kemerdekaan tidak hanya tentang perlombaan, tetapi juga tentang bagaimana menciptakan ruang kebersamaan bagi setiap anak. Kemerdekaan menjadi semakin bermakna ketika setiap santri dapat merasakan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi, berkarya, bersahabat, dan menjadi bagian dari kebahagiaan bersama.
Dari
Al-Qur'an, Kebersamaan, hingga Semangat Kemerdekaan
Rangkaian
Agenda Santri hari ini menjadi gambaran bahwa pendidikan di Al Azhaar tidak
hanya berlangsung melalui pembelajaran akademik. Nilai-nilai keislaman,
kebersamaan, karakter, dan nasionalisme juga tumbuh melalui pengalaman nyata.
Pagi
dimulai dengan doa dan Al-Qur'an, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan yang
membangun kebersamaan dan semangat persaudaraan. Semua berpadu dalam satu
rangkaian kegiatan yang penuh makna.
Pada
pukul 11.30–13.00 WIB, para santri memasuki waktu ishoma sebelum akhirnya
bersiap untuk pulang pada pukul 13.00 WIB.
Hari itu, para santri pulang membawa lebih dari sekadar cerita tentang siapa yang menang dalam perlombaan. Mereka membawa pengalaman tentang tertawa bersama, bekerja dalam tim, menyemangati teman, berani mencoba, dan belajar menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sportif.
Karena
kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi untuk diisi dengan kebersamaan,
kebaikan, dan karya.
Semangat
kemerdekaan! Semangat khidmah! Semangat menjadi generasi Al Azhaar yang
berakhlak, berilmu, dan berprestasi!