Musyawaroh Rutin
Pada hari ini, para asatidz SMP Islam Al Azhaar Tulungagung melaksanakan musyawarah rutin yang bertempat di ruang kelas 7 C. Pertemuan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuki mengevaluasi kegiatan pembelajaran, memperkuat koordinasi, serta menyelaraskan program sekolah agar berjalan lebih optimal. Musyawarah dipandu oleh Us Jannah selaku MC yang membuka kegiatan dengan penuhg ketertiban dan suasana keakraban. Kegiatan diawali dengan dzikir jama’i yang dipimpin oleh Ustad Febri Ilafi, sebagai bentuk pembiasaan awal sebelum kegiatan dimulai yang menjadi ciri khas di lingkungan Pesantren Al Azhaar Tulungagung. Dzikir jama’i berlangsung khusyuk dan menjadi pengantar awal kegiatan sebelum memasuki agenda inti. Selanjutnya pembacaan Juz Amma oleh ustad Syafik pada surat Insyiroh yang diikuti oleh seluruh asatidz dengan lantang dan khidmat. Kemudian terkait mengaji yanbua dan hafalan Alquran disampaikan oleh Us Umi dan Us Heny. Tugas pencatatan seluruh hasil musyawarah dilakukan oleh Us Indah sebagai noted taker, yang memastikan seluruh keputusan dan masukan terdokumentasikan dengan rapi untuk bahan tindak lanjut. Agenda kemudian berlanjut pada sesi briefing & about policies yang disampaikan oleh Us Yuni selaku Kepala Sekolah. Beliau menyampaikan sejumlah kebijakan internal sekolah, penegasan SOP dan hal-hal yang perlu diperhatikan oleh para asatidz (guru) dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Pemaparan dilakukan dengan jelas, sehingga seluruh peserta memahami garis besar kebijakan terbaru. Sebagai guru ada bekal yang harus diharapkan, yang pertama adalah kesehatan. Asatidz harus sehat dan wajib kita perhatikan.
Acara kemudian dilanjut oleh Ustadzah Anik yang menyampaikan materi tentang pelatihan peningkatan kompetensi pedagogic yang sudah melaksanakan pembinaan di Surabaya beberapa hari yang lalu. Dalam pemaparannya, Ustadzah Anik menjelaskan bahwa kompetensi pedagogik bukan sekadar kemampuan menyampaikan materi pelajaran, tetapi mencakup pemahaman mendalam terhadap karakteristik peserta didik. Seorang pendidik dituntut untuk mengenali perbedaan kemampuan, gaya belajar, latar belakang, serta kebutuhan masing-masing siswa agar proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan bermakna.
Musyawarah rutin ini berjalan dengan lancar, penuh kolaborasi, dan mencerminkan
semangat kebersamaan para asatidz dalam memajukan kualitas pendidikan di SMP Islam Al
Azhaar Tulungagung. Hasil musyawarah diharapkan menjadi nyata dalam meningkatkan
profesionalitas guru dan penalayan terbaik bagi para santri.
Melalui musyawarah rutin ini, diharapkan terbangun pemahaman bersama dan komitmen
kolektif seluruh asatidz dalam menyiapkan akreditasi. Ustadzah Mentari juga menegaskan bahwa
keberhasilan akreditasi merupakan hasil kerja sama seluruh unsur sekolah, bukan hanya
tanggungjawab individua tau tim tertentu. Musyawarah rutin ini berlangsung dengan suasana
dialogis dan partisipatif, serta menjadi langkah awal dalam menyatukan persepsi dan strategi
sekolah dalam meningkatkan mutu Pendidikan di SMP Islam Al Azhaar Tulungagung.